Larangan Judi Online karena Judi Bikin Bangkrut

Larangan Judi Online, karena Judi Bikin Bangkrut – Semakin maju dunia, maka seolah seluruh dunia saling terkoneksi. Berhubungan jarak jauh tidak sulit lagi, semua akses mudah dan murah, itulah Internet. Gerak dinamis internet dan kemajuannya bikin tercengang, semua serba mudah. Namun, yang namanya semua kemajuan, selalu seperti pedang bermata dua, ada kebaikan dan ada keburukan. Di dunia internet ada hal buruk yang menyelinap diam-diam siap menerkam.

Keburukan yang ada di dalam internet adalah berita hoax, pornography yang semakin marak, ujaran kebencian, pembajakan, bully secara masif tanpa identitas dan judi online Keluaran Togel Hongkong. Sejalan dengan hal-hal yang disebutkan tersebut, judi Online pun sama masifnya menyebar di internet dengan server luar negeri. Sifat penyebarannya yang cepat dan iklannya yang jor-joran membuat pemerintah Indonesia geram dan menurunkan UU ITE tentang Larangan Judi online yang sejalan dengan UU pidana tentang pasal larangan judi.

Mengapa Akses Judi Online Demikian Mudah?

Pemerintah sudah mengeluarkan peraturan larangan judi, sampai kemudian mengeluarkan peraturan Undang-undang ITE untuk melapisi Undang-undang pidana pelarangan judi, sehingga larangan judi online bisa masuk dalam ranah hukum. Tapi apa daya, walau sudah membuat payung hukumnya, tetap saja judi online merajalela. Padahal kita memiliki Kementrian infomatika yang memayungi semua aktifitas dunia maya, namun sepertinya kementrian pun tidak berdaya menghadapi gempuran judi online.

Akibat kelambanan sikap Kemeninfo terhadap situs-situs judi online, situs itu semakin tumbuh subur dan makmur. Para pemilik situs melihat bahwa pangsa pasar judi di Indonesia cukup tinggi sehingga membuat mereka berlomba-lomba membuat iklan menarik untuk judi. Memang, ada beberapa situs yang gagal akses dan diblokir, namun banyak juga yang lolos dan bisa diakses bebas di Indonesia.

Sebab kenapa begitu masifnya judi online masuk ke dalam Indonesia karena sikap lamban pemerintah dalam melakukan blokir, kurangnya SDM mumpuni dalam bidang IT yang bekerja dipemerintahan dan tidak adanya sosialisasi tentang larangan judi online yang dibuat pemerintah. Kurangnya pembelajaran tentang dampak bahayanya judi online di masyarakat. Lemahnya kontrol Agama tentang masalah judi ini karena dianggap tidak mengancam umat secara signifikan.

Judi Online dan Bahaya Kecanduan yang Mengintai

Perjudian memang sudah dilarang di Indonesia, dan dikuatkan dengan UU pidana pasal 303 dan dikuatkan dengan UU ITE pasal 27 ayat 11 dengan harapan bisa menekan tingginya tingkat perjudian di Indonesia. Sejatinya, hal itu tidak terjadi, perjudian tetap ada, dan dilakukan lebih tertutup karena judi bisa diakses secara online lewat Handphone tiap individu. Larangan Judi Online pun digerakkan dengan menggunakan UU ITE, tapi itu malah mentah, dan masyarakat tetap bermain judi Online seperti biasa tanpa takut dengan ancaman Undang-undang.

Judi Online yang memiliki server diluar negeri mengalami kesulitan untuk ditindak, karena pelakunya ada di belahan bumi lain, di negara yang melegalkan perjudian. Akibatnya, judi tetap merajalela dengan cara yang masif. Ditambah iming-iming keuntungan yang selalu di sebutkan para bandar judi sehingga membuat orang yang awalnya tidak ingin berjudi menjadi tergiur dan ikut berjudi.

Yang namanya judi memiliki satu pola bahaya yang sama, yaitu kecanduan. Kemenangan dan dapat uang besar dengan mudah dan cepat membuat orang rela melakukan judi, padahal uang yang dikeluarkan bisa lebih besar daripada hasil yang didapatkan. Tapi iming-iming hadiah jutaan sampai ratusan juta bisa membuat orang gelap mata dan terus bermain judi dan bahkan sampai terlilit hutang. Solusi yang harus dilakukan adalah berhenti bermain judi.

Bila sudah kadung bermain judi, maka lakukan terapi mandiri untuk menjauhi judi atau pelaku judi akan segera merasakan jatuh miskin dan bangkrut. Bila tingkat kecanduannya sudah sulit untuk lepas dan bisa membahayakan keuangan keluarga, bahkan menciptakan hutang yang menggunung, maka diperlukan bantuan terapis untuk menghadapi kecanduan.

Judi memang bahaya sekali, dampaknya sangat halus dirasakan individu, oleh sebab itu larangan judi online patut dijadikan gerakan yang masif untuk membentengi diri dari serbuan situs-situs judi yang terus masuk ke Indonesia.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *